Bandung — Film Fitna karya anggota parlemen Belanda, Geert Wilders yang diluncurkan Kamis (27/3/2008) mengundang kecaman dari banyak pihak, termasuk Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI). Namun, ada juga hikmah yang bisa diambil di balik peluncuran film anti Islam tersebut.
Film Fitna di mata Ketua FUUI Athian Ali, merupakan hasil perbuatan orang yang tidak mempunyai norma dan keyakinan, juga tidak bermoral. Jika Geert Wilders bermoral, tidak mungkin menghina keyakinan orang lain. “Kalau dalam Islam, orang yang menghina Rasullullah harus dihukum mati,” kata Athian kepada detikcom ketika ditemui di kediamannya di Jl Situsari, Bandung, Sabtu (29/3/2008).
Menurut Athian, orang yang membenci Islam sudah kehabisan cara. Makanya, mereka menggunakan media film untuk mencela Islam. “Padahal sebenarnya mereka mengakui kebenaran Islam,” jelasnya. Meski demikian, lanjut Athian, ada hikmah di balik kejadian ini. Menurutnya, akan makin banyak orang yang ingin mengenal dan belajar tentang Islam. (plinplan.com).*
Filed under: Uncategorized

