SEMARAK LOMBA KREASI SENI GURU DAN ANAK TK

Minggu (3/02) Landmark Convention Hall, Braga-Bandung sejak pukul. 09.00 WIB telah dipenuhi pengunjung. Tampak anak-anak sekolah Taman Kanak-Kanak berkostum pakaian olah raga mengantri didampingi guru-guru serta orang tua di pintu masuk. Dengan keceriaan khas kanak-kanak, mereka membentuk barisan sambil memegang bahu teman di depannya layaknya permainan “ular naga”. Hari ini digelar perlombaan senam irama dengan peserta siswa-siswi TK Aisyiah se-kota Bandung (jumlah total 24 TK). Penyelenggara lomba ini adalah Ikatan guru Aisyiah Bustanul Atfal kota Bandung (IGB) bekerja sama dengan IKAPI.

Di tengah arena lomba, dewan juri bersiap menilai kreasi peserta senam irama TK. Para penonton tampak memenuhi area sekitar panggung dengan kamera masing-masing. Mereka tak ingin melewatkan kesempatan untuk mengabadikan event yang menarik ini.

Tim juri terdiri atas tiga orang, yakni Budi Budiman,Spd, Agus,Spd, serta Nia,K.Spd. Juri pertama adalah seorang praktisi pendidikan yang berpengalaman antara lain sebagai ; Instruktur Senam TK Darul Hikam dan TK Angkasa, serta Supervisor senam& fitness di Hotel Preanger-Bandung. Juri kedua yakni Ibu Nia,K.Spd., merupakan pakar di bidang pendidikan TK, yakni sebagai Kepala playgroup TK Islam Al Zikra; Ketua program PGTK Islam terpadu Al Hamra, Dosen Pendidikan Guru TK kurikulum SDM & seni Master Traineer PAUD Nasional dan berpengalaman sebagai instruktur senam. Juri ketiga yaitu Bapak Agus, Spd berprofesi sebagai guru olah raga.

Setelah MC memperkenalkan Dewan juri, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu serta yel-yel TK aisyiah. Suasana semakin meriah ketika anak-anak tampil unjuk kebolehan. Masing-masing kelompok memiliki keunikan tersendiri dari segi koreografi maupun aksesoris kostum. Gerakan mereka tampak lincah dan lucu. Sebagian besar peserta lomba mampu menari dengan kompak. Gelak tawa ceria penonton menyemarakkan suasana. Murid-murid TK tersebut bersenam dan bergoyang penuh semangat mengikuti irama musik. Terutama kelompok peserta No.12 yang menari dengan iringan lagu sunda “cing cang keling” mengundang applause cukup heboh dari penonton karena gerakannya yang dinamis. Penampilan kelompok peserta No:5 membuat penonton berdecak kagum. Kreativitas kostum mereka, mempercantik gerakan senam. Bak kupu-kupu yang menari lincah. Kostum mereka dilengkapi sayap buatan dari bahan plastik yang dihiasi payet berkilau warna emas.

Namun, ada sedikit kekurangsiapan guru dari salah satu kelompok peserta yang menyebabkan jalannya lomba tersendat. Murid-murid kelompok peserta tersebut telah bersiap naik panggung untuk menampilkan tariannya, namun lagu yang tersetel ternyata di pertengahan. Cukup lama operator mempersiapkan lagu agar terputar dari awal. Akhirnya penampilan kelompok peserta tersebut terpaksa ditunda, dan peserta berikutnya yang telah siap didahulukan untuk tampil. Hingga pukul 11.30 kelompok peserta lomba yang telah tampil sebanyak 13 kelompok.

Acara lomba ini berakhir pada pukul 12.30. Selanjutnya, diumumkan pemenang lomba kategori guru (TK Aisyiah) yakni Lomba lukis cat air dan pidato yang diselenggarakan kemarin (2/02). Juara Harapan 2 sampai dengan juara 1 tuntas diumumkan siang itu. Untuk lomba lukis kategori guru juara pertama adalah peserta No: 216 dengan nilai: 318, juara kedua yaitu peserta No.239 dengan nilai 292, dan juara ketiga yaitu peserta no: 217 dengan nilai 290. Sedangkan untuk lomba pidato kategori guru juara pertama adalah peserta No: 08 dengan nilai 1170, juara kedua peserta No:06 dengan nilai 1071, dan peserta ketiga yaitu peserta No:01 dengan nilai 1070.

Lomba Senam Irama ini disponsori oleh Faber Castle, Hufalisin (vitamin anak), Dzikrul Hakim (penerbit buku cetita anak-anak), dan Susu Bantal.

Sambil menunggu hasil penilaian dewan juri untuk lomba senam irama, para peserta dan guru-guru dipersilahkan untuk mengunjungi stand buku yang ada di sekeliling arena perlombaan. Event perlombaan ini adalah bagian dari agenda acara Pesta Buku Bandung 2008 yang berlangsung di Landmark Convention Hall sejak 29 Januari – 4 Februari 2008. Lebih dari 120 stand buku dapat dikunjungi dalam pameran buku kali ini. Antara lain Mizan, Quantum, MQ Publisher, Salamadani, Yudhistira, Grafindo Media Pratama, Pro-U Media, Shouruk, Niga Qolbun Salim, Azzam publishing, Andi Publisher, dan lain-lain. Bahkan juga banyak terdapat stand mainan serta CD edukatif untuk anak TK-SD. Anak-anak tampak didampingi orang tua masing-masing memilih buku-buku favorit maupun CD Edukatif rekomendasi orang tuanya. Sungguh sebuah event yang tepat untuk mengakrabkan anak dengan budaya membaca. Bukankah wawasan kita kian luas melalui gerbangnya ilmu alias buku? (Friska Dwi Andini, peserta BATIC ICMI Angkatan XVI ).*

One Response

  1. seru juga ya, jadi inspirasi bagi kami untuk mengadkan acara serupa di bekasi, insya 4JJI

Leave a Reply